<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4894347678358943611</id><updated>2012-02-16T03:34:03.776-08:00</updated><category term='PATHOGEN'/><category term='HORMON'/><title type='text'>** Hujan's BLOG**</title><subtitle type='html'>WELCOME to My BLOG . . . ^^


“ Oh duniaku, kugenggam kau dengan tangan mungilku. Terkadang pula dengan segenap jemariku membelah langit menjadi sempit.
... “Oh duniaku, kau bak telaga yang buatku haus nan dahaga, bercorak warna yang megah, berkawan senyum dan tangis. Hiruk pikuk kau kujalani dengan tertati-tatih, bahkan tak jarang kau buat lidahku terbata-bata tuk menggambarkanmu dalam inginku."</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://rainy-creation.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4894347678358943611/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainy-creation.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>#Hujan~Di~Hatiku~Aishiteru#</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00107311636843094864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-ZF8PmaBPQBc/Ttod6wq8jGI/AAAAAAAAADI/Febbi6FYZhk/s220/111203-114038.png'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>3</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4894347678358943611.post-6370339116852085691</id><published>2010-11-06T05:57:00.001-07:00</published><updated>2010-11-06T05:57:38.892-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Udah lama gk ngblog lg ...&lt;br /&gt;blog jg simple gk trurus !!&lt;br /&gt;follower na jg msh gt2 aja.He2.. Maklum kuliah msh jd prioritas utama. . . Otak msh focus di Laporan. Pret. Met nah,,&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4894347678358943611-6370339116852085691?l=rainy-creation.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainy-creation.blogspot.com/feeds/6370339116852085691/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainy-creation.blogspot.com/2010/11/udah-lama-gk-ngblog-lg.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4894347678358943611/posts/default/6370339116852085691'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4894347678358943611/posts/default/6370339116852085691'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainy-creation.blogspot.com/2010/11/udah-lama-gk-ngblog-lg.html' title=''/><author><name>#Hujan~Di~Hatiku~Aishiteru#</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00107311636843094864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-ZF8PmaBPQBc/Ttod6wq8jGI/AAAAAAAAADI/Febbi6FYZhk/s220/111203-114038.png'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4894347678358943611.post-349518854753009595</id><published>2010-04-11T20:01:00.000-07:00</published><updated>2010-04-11T20:06:25.221-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='PATHOGEN'/><title type='text'>Wanita dan HIV</title><content type='html'>&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_wgqNsQBEZnA/S8KOBypxTAI/AAAAAAAAACE/QsO0TGV1sok/s1600/pathogen_music.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://1.bp.blogspot.com/_wgqNsQBEZnA/S8KOBypxTAI/AAAAAAAAACE/QsO0TGV1sok/s200/pathogen_music.png" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Artikel: Lembaran Informasi No.9: Wanita dan HIV - Masalah Haid&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Tanggal: 6 Oktober 1997&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;No.: 5.8&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Penulis/Sumber: Lembar Informasi GMHC Treatment&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="background-color: black; color: #eeeeee; font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;,Courier,monospace; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Apa Saja yang Termasuk Masalah Haid?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Odha wanita mengalami berbagai macam perubahan dalam haid mereka. Perubahan tersebut mencakup haid yang tidak teratur, frekuensi haid yang berkurang atau berlebih, haid yang lebih berat atau ringan, haid yang lebih menyakitkan dan gejala prahaid yang memburuk. Odha wanita juga mengeluarkan gumpalan atau darah haid yang lebih pekat dari biasanya.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Masalah haid yang paling sering terjadi pada Odha wanita adalah tidak mengalami haid sama sekali. Keadaan ini disebut Amenore. Wanita yang tidak mendapat haid mengalami nyeri panggul, pembengkakan payudara atau pun hot flashes.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Haid yang berat bisa mengakibatkan kehilangan banyak darah, yang bisa mengarah pada rendahnya sel darah merah atau anemia. Anemia bisa membuat Anda lelah, lemah dan sesak nafas. Namun, infeksi HIV serta pengobatan HIV itu sendiri bisa menyebabkan anemia. Oleh karena itu, penting untuk mencari penyebab anemia yang sebenarnya.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="background-color: black; color: white; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;Apakah HIV Menyebabkan Masalah Haid?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Masalah ini masih belum jelas. Sistem reproduksi wanita dan siklus haid sangat rumit. Sudah diketahui bahwa hormon wanita (estrogen dan progesteron) bisa berkaitan dengan sistem kekebalan tubuh. Juga diketahui bahwa hormon testosteron pada pria dengan HIV positif lebih rendah dari normal. Jadi, masuk akal bila masalah pada sistem kekebalan tubuh mungkin menyebabkan perubahan pada hormon wanita. Perubahan itu bisa mengakibatkan ketidakteraturan haid.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Penelitian terhadap tingkat testosteron pada pria dengan HIV positif pernah dilakukan. Pria yang tingkat testosteronnya rendah sering mengalami kehilangan massa otot, kehilangan berat badan, dan penurunan nafsu seksual. Penggantian testosteron bisa dilakukan dengan suntikan atau penambahan. Dan setelah terapi, keadaan tersebut menjadi lebih baik. Di sisi lain, penelitian tentang fungsi hormon wanita pada wanita dengan HIV positif belum memadai.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Penyakit kronis dan kehilangan berat badan juga menyebabkan wanita berhenti haid. Jadi, pada banyak Odha wanita yang sakit parah dan kehilangan banyak berat badan dapat mengalami henti haid.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="background-color: black; color: white; text-align: center;"&gt;Bagaimana Mengetahui Masalah Haid?&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Bila anda mengalami perubahan siklus haid, segera bicarakan dengan dokter. Anda juga harus menemui spesialis kesehatan wanita seperti seorang ginekologis atau perawat yang sudah dilatih ginekologi. Pemeriksaan panggul juga penting dilakukan. Tes darah untuk memeriksa masalah hormon mungkin perlu untuk melihat apakah masalah tersebut sudah terjadi. Masalah haid bisa mempengaruhi kesehatan fisik dan emosi Anda. Tapi, hal itu bisa didiagnosa dan diobati.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: black; color: white; text-align: center;"&gt;Bagaimana Mengobati Masalah Haid?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Ada banyak penyebab masalah haid. Oleh karena itu, penilaian yang tepat menjadi sangat penting. Bila hormon estrogen rendah, Anda mungkin sedang memasuki masa menopause. Menopause biasa terjadi antara usia 45-55. Bila Anda memasuki masa menopause sebelum usia 40, disebut "menopause dini". Gejala-gejala menopause meliputi hot flashes, hilangnya keinginan seksual, liang senggama mengering, rasa nyeri ketika buang air kecil, insomnia dan murung. Gejala-gejala menopause bisa diobati dengan terapi penggantian hormon (estrogen, progresteron, atau kedua-duanya). Penggantian hormon bisa membantu dari gejala-gejala yang menyusahkan tersebut. Penggantian hormon ini juga terbukti baik bagi kekuatan tulang wanita dan sistem peredaran darah dan jantung. Penggunaan estrogen saja terbukti meningkatkan risiko kanker rahim dan menimbulkan sedikit peningkatan risiko kanker payudara.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Nyeri prahaid bisa diobati dengan banyak cara, seperti istirahat lebih banyak, mengurangi stres, menambah masukan vitamin dan olahraga secara teratur. Jamu atau obat-obatan diuretik (diuresis air) bisa digunakan di bawah pengawasan dokter untuk mencegah pembengkakan dan rasa nyeri pada payudara. Antidepresan dengan dosis kecil membantu wanita menentramkan suasana hati.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Nyeri prahaid atau nyeri haid (dysmenorrhea) biasanya diatasi dengan pengobatan termasuk aspirin, ibuprofen atau naproxen, yang semuanya bisa dibeli di toko obat.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: black; color: white; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;Bisakah Obat-obatan Terlarang Mempengaruhi Haid?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Beberapa obat terlarang dapat mempengaruhi haid Anda. Heroin bisa menyebabkan wanita tidak mendapat haid. Begitu juga Methadone, meskipun kemungkinannya lebih kecil. Ganja (beberapa batang sehari) terkadang bisa menyebabkan ASI dan haid terhenti. Kokain tidak menyebabkan efek tersebut. Namun, kekurangan gizi dan kehilangan berat badan bisa menyebabkan hilangnya haid. Jadi, bila kebiasaan menggunakan obat terlarang menyebabkan Anda kekurangan gizi, akibatnya Anda mungkin mengalami masalah haid.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="background-color: black; color: white; text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;Apakah Obat-obatan HIV Mempengaruhi Haid?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Megace, obat yang disetujui untuk HIV wasting syndrome, merupakan hormon wanita yang disebut progesteron. Penelitian klinis mengenai Megace melibatkan hanya sepuluh wanita. Dan kesepuluh wanita itu dilaporkan mengalami masalah haid. Efek samping yang paling sering dari progesteron adalah ketidakteraturan haid, pendarahan terus-menerus dan terkadang sangat banyak. Wanita yang menggunakan progesteron untuk mengendalikan kelahiran (depo-provera atau Norplant) dilaporkan mengalami sakit kepala, pendarahan dan depresi.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Obat-obatan AIDS lainnya bisa menyebabkan masalah haid, termasuk obat-obatan antiretroviral yakni AZT, ddI, ddC, dan d4T. Meskipun begitu, banyak percobaan yang melibatkan sedikit sekali wanita dan haid mereka tidak pernah diteliti.&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;i&gt;www1.rad.net.id/aids/WARTA/WA00508.htm - 8k&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4894347678358943611-349518854753009595?l=rainy-creation.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainy-creation.blogspot.com/feeds/349518854753009595/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainy-creation.blogspot.com/2010/04/wanita-dan-hiv.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4894347678358943611/posts/default/349518854753009595'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4894347678358943611/posts/default/349518854753009595'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainy-creation.blogspot.com/2010/04/wanita-dan-hiv.html' title='Wanita dan HIV'/><author><name>#Hujan~Di~Hatiku~Aishiteru#</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00107311636843094864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-ZF8PmaBPQBc/Ttod6wq8jGI/AAAAAAAAADI/Febbi6FYZhk/s220/111203-114038.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_wgqNsQBEZnA/S8KOBypxTAI/AAAAAAAAACE/QsO0TGV1sok/s72-c/pathogen_music.png' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4894347678358943611.post-7948792107615746875</id><published>2010-04-11T19:47:00.000-07:00</published><updated>2010-04-11T20:20:03.508-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='HORMON'/><title type='text'>Zat Pengacau Hormon (Hormone Disruptors/kankyo hormon)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;Zat Pengacau Hormon&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;(Hormone Disruptors/kankyo hormon)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Pendahuluan &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Saat ini di seluruh dunia, khususnya di negara-negara maju sedang ramai membicarakan masalah pencemaran lingkungan yang disebakan oleh hormone disruptors, atau di negara jepang dikenal dengan sebutan kankyo hormon/hormon lingkungan. Bahkan dioksin, salah satu jenis hormone disruptors, disebut oleh masyarakat jepang sebagai racun paling kuat yang pernah diciptakan manusia. &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Perhatian dunia terhadap bahayanya zat kimia baru disadari pada tahun 1962 melalui Rachel Carson dalam bukunya silent spring yang mengingatkan akan bahayanya penggunaan pestisida, terutama zat kimia seperti DDT yang bersifat bioakumulatif (menumpuk dalam tubuh mahluk hidup secara terus menerus dan tidak dapat dikeluarkan dari tubuh). &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Sejak berkembangnya industri kimia di tahun 40-an, ribuan zat kimia diproduksi dan dilepaskan ke udara dan air. Saat ini, zat kimia mengkontaminasi sampai ke bagian dunia terpencil sekalipun.Dan pada saat ini, semakin jelas terlihat bahaya dari hasil gabungan zat kimia yang digunakan dalam proses industri, produk konsumen dan pestisida. Sejumlah penelitian dan data menunjukkan begitu banyaknya zat-zat yang berpotensi untuk menggangu kerja normal hormon tubuh. Dimana secara mendasar mempengaruhi kesuburan/fertilitas dan reproduksi, kecerdesan, imunitas/kekebalan, dan mungkin pada akhirnya kelangsungan hidup.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Cara Kerja Hormone Disruptors &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Tubuh mempunyai tiga sistem utama, yaitu sistem saraf, sistem kekebalan dan sistem endokrin, yang ketiganya saling menunjang bekerja sama. &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Hormon dibentuk dan dilepaskan ke dalam pembuluh darah oleh berbagai macam kelenjar termasuk diantaranya kelenjar testis, ovarium, pankreas, adrenal, tiroid, paratiroid, thymus dan kelenjar pituitary. Kelenjar dan hormon yang dihasilkan oleh kelenjar adalah merupakan sistem endokrin.&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Hormon sangat penting untuk bekerjanya sejumlah proses biologis tubuh, yaitu berperan sebagai pembawa pesan diantara sel atau organ. Sebagai contoh, hormon estrogen, progesteron dan testosteron, berperan penting untuk pertumbuhan organ reproduksi, hormon tiroid berperan penting dalam pertumbuhan otak, dan hormon insulin dalam pengaturan jumlah gula dalam darah. &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Hormon bekerja sebagai pembawa pesan untuk gen di dalam sel tubuh. Jika sistem hormon bekerja dengan baik maka pesan yang dibawanya pun akan tepat. Tapi jika ada yang mengganggu sistem hormon, maka pesan yang dibawanya dapat salah, atau bahkan pesannya tidak terbawa. &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Setiap hormon untuk dapat bekerja harus berikatan dengan penerimanya/reseptor khusus sejenis protein. Reseptor khusus masing-masing jenis hormon berbeda antara hormon yang satu dengan yang lain, seperti lubang kunci dan anak kuncinya. Setelah berikatan, maka barulah hormon dapat bekerja membawa pesan untuk gen dalam sel tubuh. &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Beberapa zat kimia hasil industri dapat bekerja sebagai pengganggu sistem hormon (hormone disruptors). Caranya pun dapat bermacam-macam, ada yang terlibat dalam interaksi dengan reseptor, ada yang terlibat dalam produksi atau eliminasi/pengurangan jumlah hormon dan reseptor, yang kesemuanya berpengaruh terhadap pesan hormon yang dibutuhkan untuk menghasilkan pertumbuhan yang normal. &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Adapun cara hormone disruptors mengganggu sistem hormon: &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;1. menyerupai hormon sehingga dapat dengan tepat berikatan dengan reseptor hormon tersebut, contohnya; xenoestrogen menyerupai hormon estradiol sehingga menggangu kerja hormon estrogen yang berperan dalam fungsi reproduksi &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;2. merangsang reseptor hormon sehingga memperbanyak jumlah pesan lebih dari normal &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;3. menghambat hormon untuk berikatan dengan reseptornya, dimana hambatan tersebut dapat lebih lemah atau lebih kuat daripada hormon aslinya sehingga dapat meningkatkan atau menurunkan efek terhadap gen yang ada di dalam sel, contohnya; dioksin dalam kondisi tertentu, dapat menghambat kerja estrogen dan anti-estrogen, tikus yang terkena zat cemar vinclozilin, obat pembasmi jamur, mempunyai keturunan jantan tanpa alat reproduksi penis. &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;4. menghilangkan hormon dengan cara merangsang pengrusakan atau penghilangan hormon &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;5. menggangu aktivitas enzim yang berpengaruh terhadap penghilangan hormon sehinga jumlah hormon menjadi banyak dari jumlah normalnya &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;6. merusak hormon secara langsung ataupun tidak langsung terhadap strukturnya atau terhadap proses pembentukannya &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Pengaruh Hormone Disruptors &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Karena hormon memegang peranan penting dalam membentuk pertumbuhan yang normal, maka gangguan terhadap sistem hormon oleh hormone disruptor dapat menyebabkan kerusakan yang permanen/menetap. Jumlah yang sangat kecil dari hormone disruptors, dapat menyebabkan perubahan permanen yang sangat besar. Ada beberapa yang bersifat bioakumulatif yaitu menumpuk didalam tubuh mahluk hidup tanpa bisa dikeluarkan. &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Pengaruh gangguan sistem hormon tidak kasat mata dan baru terlihat dalam jangka waktu yang lama, yaitu: &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;* perubahan tingkah laku sebagai akibat perubahan respon neurologis dan kecerdasan &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;* saluran reproduksi yang abnormal, pergerakan dan jumlah sperma  yang menurun &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;* keseimbangan sistem hormonal yang kacau &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;* menurunkan fungsi kekebalan &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;* tumor dalam jaringan reproduksi. &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Pengaruh hormone disruptors pada tingkat embrio dapat menyebabkan perubahan yang permanen dan tidak kasat mata. Hormone disruptors tidak mempengaruhi sang ibu, tetapi akan terlihat efeknya oleh keturunannya setelah masa pubertas, contoh: &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;* DES (dietistilbestrol), suatu estrogen sintetis yang digunakan sebagai obat pencegah gugur kandungan ternyata dapat meningkatkan kemungkinan terjangkitnya kanker vaginal, perubahan bentuk rahim, kehamilan abnormal dan masalah sistem kekebalan pada keturunannya, sedang sang ibu sama sekali tidak terkena pengaruh dari DES tersebut. &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;* Dioksin yang diberikan pada hewan coba tikus hamil, ternyata menghasilkan keturunan dengan sistem reproduksi abnormal, seperti alat reproduksi yang lebih kecil, jumlah sperma yang berkurang dan tingkah laku yang lebih ke'betina'an dibanding ke'jantanan'nya. &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;* PCB (polychlorinated biphenyls) menurunkan jumlah progesteron, suatu hormon penjaga kehamilan, dengan mempercepat perusakan hormon progestrogen di hati, akibatnya mudah terjadi keguguran. &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;* menurunnya gerakan dan jumlah sperma sebagai akibat PCB dengan meningkatkan jumlah estrogen atau anti-androgen pada pertumbuhan calon bayi/fetus atau bayi baru lahir &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Banyak penelitian yang menunjukkan pengaruh buruk dari hormone disruptors dalam kehidupan marga satwa, misalnya: &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;* matinya sejumlah besar anjing laut  di laut utara tahun 1989, anjing laut di laut baltik tahun 1992, lumba-lumba di sepanjang pesisir barat USA tahun 1989, lumba-lumba bergaris di laut mediterania tahun 1994; menunjukkan adanya pengaruh zat kimia sintetis dan logam berat yang menurunkan kekebalan tubuh hewan dan meningkatkan kemungkinan terjangkitnya infeksi. &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;* pengambilan contoh darah pada hewan panther jantan di florida menunjukkan perbandingan jumlah hormon steroid yang tidak normal, sebagai akibat penggunaan pestisida estrogenik di USA bagian barat. &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;* kerusakan hormonal serius dan pem'betina'an pada hewan buaya di danau apopka, florida sebagai akibat penggunaan pestisida sejenis DDT, dimana buaya dewasa mempunyai produksi estrogen dan testosteron yang sedikit, dan ukuran testis mengecil menjadi setengah sampai sepertiganya. &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;* Ikan paus beluga di quebec mempunyai dua alat kelamin jantan dan betina &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Karena manusia pada tingkat selular/cellular mempunyai kesamaan dengan hewan, maka bukanlah tidak mungkin sesuatu yang terjadi terhadap hewan, maka akan terjadi pula terhadap manusia, demikian pendapat seorang ahli Dr. Lou Guillette. Oleh sebab itu, kerusakan yang manusia lakukan terhadap hewan, secara tidak langsung adalah kerusakan bagi manusia itu sendiri. &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Cara Penanggulangan Hormone Disruptors &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Bila dilihat pangkal permasalahan yang menyebabkan timbulnya zat Hormone disruptors adalah industrialisasi yang melanda dunia. Pihak industri menyangkal sebagai penyebabnya, dengan alasan hanya untuk memenuhi permintaan konsumen, dan tetap terus menghasilkan dan menggunakan zat kimia berbahaya. Sedang di bidang agrobisnis, penggunaan pestisida tidak dapat dihindarkan, juga dalam rangka pemenuhan kebutuhan makan manusia. Oleh sebab itu manusia sebagai konsumen harus mengurangi kebutuhannya akan produksi yang menggunakan zat kimia berbahaya dan pihak industri juga mencari alternatif cara produksi yang aman. Menghindari penggunaan pestisida zat kimia sintetis atau menggantinya dengan pestisida organik/alam. Menghindari penggunaan plastik PVC (poly vinyl chlorida), drycleaners yang menggunakan pelarut terklorinasi/chlorinated dan produk atau jasa lain yang melepaskan dioksin dan racun tetap lainnya ke lingkungan. Mulai membiasakan menggunakan barang reuse/refill, refuse dan recycle. &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Pihak pemerintah dan industri harus terus berusaha menciptakan kebijaksanaan yang mendorong terciptanya lingkungan yang aman dari zat cemar kimia. Mengadakan penelitian secara berkesinambungan sehubungan dengan zat sisa industri yang dibuang ke lingkungan. Membuat penyaringan untuk mengidentifikasi zat yang bersifat hormone disruptors, menyediakan penerangan untuk konsumen mengenai informasi produk dan bahayanya, menerapkan cara produksi yang bersih dan pencegahan polusi. &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Cara untuk menanggulangi zat cemar hormone disruptors adalah menerapkan eco-design dan clean-production yaitu rancangan produk dan prosesnya dengan menggunakan sesedikit mungkin energi dan sumber alam yang dapat diperbaharui/renewable dan meminimalkan resikonya terhadap manusia dan lingkungan. Misalnya pembangunan rumah yang menggunakan energi matahari, bahan pakaian dan makanan yang berasal dari bahan-bahan organik, dan lain-lain. &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Zat yang dikenal dan dicurigai sebagai Hormone Disruptors &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Organo-halogen: &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Dioksin dan furan, PCB (polychlorinated biphenyl), PBB (polybrominated biphenyl), octachlorostyrene, hexachlorobenzene, pentachlorophenol &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Pestisida: &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;DDT, DDT metabolites, Dicofol, dieldrin, endosulfan, lindane, heptachlor, kepone, malathion, methoxychlor, metiram, nitrofen, nitrofen, ziram &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Penta sampai dengan Nonyl-phenol &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Bisphenol A &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Phtalat &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_wgqNsQBEZnA/S8KNyGxkvII/AAAAAAAAAB8/3a4sCqSv0lU/s1600/sistem_endokrin.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_wgqNsQBEZnA/S8KNyGxkvII/AAAAAAAAAB8/3a4sCqSv0lU/s320/sistem_endokrin.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Dimer dan trimer styrene &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Benzo(a)pyrene &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Logam berat: Cadmium, Mercury &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Zat cemar yang luas tersebar dan berikatan dengan reseptor hormon, sehingga dicurigai mempunyai pengaruh menggangu reproduksi dan sistem hormon: 2,4-dichlorophenol, diethylhexyl adipate, benzophenone, N-butyl benzene &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;*****&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4894347678358943611-7948792107615746875?l=rainy-creation.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rainy-creation.blogspot.com/feeds/7948792107615746875/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://rainy-creation.blogspot.com/2010/03/do-you-know-about-sel.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4894347678358943611/posts/default/7948792107615746875'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4894347678358943611/posts/default/7948792107615746875'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rainy-creation.blogspot.com/2010/03/do-you-know-about-sel.html' title='Zat Pengacau Hormon (Hormone Disruptors/kankyo hormon)'/><author><name>#Hujan~Di~Hatiku~Aishiteru#</name><uri>http://www.blogger.com/profile/00107311636843094864</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/-ZF8PmaBPQBc/Ttod6wq8jGI/AAAAAAAAADI/Febbi6FYZhk/s220/111203-114038.png'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_wgqNsQBEZnA/S8KNyGxkvII/AAAAAAAAAB8/3a4sCqSv0lU/s72-c/sistem_endokrin.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
